Diduga dibunuh cucu, nenek lumpuh tewas dengan kepala pecah

Headline

MATARANA.COM – Ponorogo-Tuminah berusia 75 tahun warga Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung ditemukan tewas di kamarnya dengan kondisi terluka parah di bagian wajah.
Seusai mendapat laporan dari masyarakat Kapolsek Pulung, Waka polsek pulung, Kanit reskrim, Piket Jaga, Anggota Reskrim mendatangi TKP Orang Meninggal Dunia Di dalam Rumah milik Korban turut Dkh. Kebonagung Rt.01 Rw.01 Ds. Kesugihan kec. Pulung kab. Ponorogo,

Korban diduga dibunuh cucunya sendiri. “Sekitar pukul 14.00 WIB ada laporan ke Polsek Pulung terkait penemuan orang meninggal dunia di duga karena pembunuhan,” ujar Jeifson Senin petang (6/9/2021).
Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus menggungkapakan Kronologis kejadian berawal diketahui  *LAMIRAH* yaitu ibu kandung terlapor menyuruh saksi satu untuk mendatangi rumah korban dikarenakan pada saat itu terlapor *RISKY PUTRA PRATAMA* yang kondisi Gangguan Jiwanya kambuh.
Kemudian pada saat saksi satu tiba dirumah korban oleh terlapor saksi tersebut diusir, pada saat saksi tersebut meninggalkan lokasi.
Jelang beberapa saat Lamirah ibu kandung terlapor berteriak dan memanggil saksi satu untuk melihat kondisi korban, yang pada saat itu ibu terlapor  RISKY Memegang Cangkul yang mata cangkulnya juga terdapat noda darah masih berada disamping korban dengan kondisi kepala korban sudah pecah.
Pada saat itu juga terlapor pergi keluar dan membuang cangkul tersebut di halaman samping rumah korban, dan terlapor pergi meninggalkan rumah,

kemudian berjarak 10 Menit terlapor berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Pulung untuk menjalani pemeriksaan Pungkas Kasat Reskrim Polres Ponorogo.

Facebook Comments