DPRD Ponorogo Setujui RPJMD Realisasi Bantuan Keuangan 10 Juta Bagi RT Pertahun

Headline Main

MATARANA.COM – DPRD Ponorogo menetapkan dana 10 juta Alokasi Perencanaan Belanja Daerah (APBD) yang dialokasikan untuk setiap RT (Rukun Tetangga), yang tertera di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pada saat mengesahkan Raperda RPJMD dan Raperda Penyelenggaraan Kearsipan di Gedung DPRD Ponorogo.

Ketua DPRD, Sunarto S.Pd mengatakan, dari panitia khusus (pansus) sudah ditegaskan bahwa setiap RT akan mendapatkan 10 juta rupiah per tahun.

“Kalau RT masuk, RT mendapat 10 juta per tahun. Kemarin memang dari pansus tegas masuk di RPJMD,” ujar Sunarto, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, ada usulan dari pansus untuk meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) dengan mengurangi biaya produksi dan bantuan subsidi pupuk.

“Kemarin pansus mengusulkan NTP supaya bisa naik dengan konsep mengurangi biaya produksi dan bantuan subsidi pupuk. Bukan pupuk bersubsidi ya,” tutur politisi dari Nasdem itu.

Menurutnya, untuk petani Gurem juga akan diusahakan untuk bantuan kredit lunak atau yang lainnya.

Selain meningkatkan fasilitas para petani, pihaknya juga akan memprioritaskan madin, TPA, dan hafidz Qur’an untuk mendapatkan bantuan. “Alhamdulillah Pemda sudah mengakomodir bantuan untuk madin, TPA, dan hafidz Qur’an menjadi prioritas,” lanjutnya.

Di sisi lain, ia berharap selesainya proses pelaksanaan face off Jalan HOS Cokroaminoto dapat dipertangunggjawabkan dengan diserahkannya laporan kepada DPRD.

“Harapannya begitu selesai, face off itu DPRD bisa diberi laporan. RPJMD adalah visi misi Bupati. Jadi kalau menurut Bupati cukup, kita juga tinggal mengikuti dengan segala perubahannya,” imbuh Sunarto.

Sementara itu, terkait substansi yang belum masuk menurutnya akan ia sampaikan kepada masyarakat umum secara bijak mana yang masuk RPJMD dan mana yang tidak. Sebab, visi misi yang disampaikan Cabup-Cawabup pada saat kampanye wajib masuk RPJMD.

“Pertanyaannya kalau tidak masuk bagaimana? Ya sudah, kan yang penting kita sudah mengusulkan, sudah mengingatkan. Yang sudah kita sepakati ini bisa terealisasikan dengan baik. Yang tidak ya kalau itu memang aspirasi ya kita menunggu lagi. Aspirasi masyarakat yang belum masuk ini bisa masuk,” tegasnya.

Terakhir, ia meminta kepada masyarakat untuk mengakhiri perdebatan RPJMD. Karena keputusan sudah sah dan dianggap selesai.

“Mohon akhiri perdebatan tentang RPJMD ya, semuanya sudah kita putuskan. Hasilnya bagaimana nanti kita tunggu evaluasi Gubernur,” pungkasnya. (Adv/Ran)

Facebook Comments