DPRD Ponorogo Sahkan RPJMD dan Raperda Penyelenggaraan Kearsipan

Headline Main

MATARANA.COM – DPRD Kabupaten Ponorogo menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan dan menandatangani nota kesepakatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026. Rapat paripurna yang berlangsung secara daring dan luring tersebut diadakan di Ruang Paripurna Gedung DPRD, Senin (5/7/2021).

SAH: Ketua DPRD Sunarto tandatangani nota kesepakatan

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh 44 dari 45 anggota DPRD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Sunarto didampingi oleh 3 wakil ketua yakni Dwi Agus Prayitno, Miseri Efendi dan Anik Suharto. Sementara itu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, hadir secara daring/vitual dari ruang kerjanya di Kantor Bupati Ponorogo. Sedangkan Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita, hadir secara langsung di gedung DPRD.

Ketua DPRD Ponorogo Sunarto menyatakan, bahwa rapat paripurna kali ini terkait pengambilan keputusan terhadap dua Raperda yaitu RPJMD 2021-2026 dan Raperda Penyelenggaraan Kearsipan. Karena untuk pembentukan panitia khusus (Pansus) sudah dibacakan pada 30 Juni lalu dan dianggap sah, di mana pada waktu itu Ketua DPRD tidak hadir. Maka dari itu setelah melalui banyak interupsi dari para anggota, bahwa rapat langsung pada pengambilan keputusan.

“Karena pendapat Pansus sudah disampaikan pada 30 Juni, maka rapat hari ini adalah pengambilan keputusan dan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara DPRD Kabupaten Ponorogo dan Bupati Ponoroggo terhadap Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan RPJMD 2021-2026. Rapat dapat kita lanjutkan secara daring dan luring,” ujar Sunarto saat membuka rapat.

Sementara itu, dalam sambutannya secara virtual Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, mengungkapkan, setelah melalui proses panjang akhirnya dua Raperda bisa disahkan yaitu tentang RPJMD dan Penyelenggaraan Kearsipan. Khusus RPJMD akan diajukan ke Gubenur dulu untuk dievaluasi.

“Raperda RPJMD merupakan penjabaran visi misi program memuat tujuan, sasaran strategi arah pembangunan dan keuangan daerah yang disertai kerangka pendanaan. RPJMD 2021-2026 ini merupakan tahap ke 4 RPJPD jangka panjang Kabupaten Ponorogo tahun 2005-2025,” tutur Bupati Sugiri Sancoko.

Bupati Sugiri yang baru saja menyelesaikan masa isolasi mandirinya dan sudah dinyatakan negatif covid-19 itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang sudah melakukan pembahasan hingga pengesahan dua Raperda tersebut.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD dan pimpinan yang telah mengikuti usul persetujuan 2 Raperda ini. Hal ini membuktikan sinergitas legislatif dan eksekutif bergerak seirama demi Ponorogo Hebat. Guna menuju pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Serta menjadi pertanggungjawaban kita kepada masyarakat,” pungkas Bupati Sugiri. (Adv/Ran)

Facebook Comments