Akui salah, Oknum Perangkat Desa Akhirnya Dimaafkan

Headline

Ponorogo-Matarana.com. Selasa 26/5/2020 siang oknum perangkat desa Gupolo Babadan yang sempat berbuat tidak mengenakan kepada seorang wartawati radio Duta Nusantara akhirnya mengaku bersalah.

Oknum perangkat desa berinisial SMT yang menjabat sebagai kabayan Desa Gupolo Kec Babadan mengakui kesalahannya telah melakukan tindakan tidak menyenangkan dan tindakan menghalang halangi tugas peliputan.
Atas perbuatannya tersebut pelaku menyatakan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut.

Perangkat Desa berinisial Smt menyampaikan maaf didampingi oleh Camat Babadan Suseno dan Kepala Desa Gupolo Basuki Romdhoni di Kantor Radio Duta Nusantara.
“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan saya utamanya mbak Endang dengan rasa tulus tidak ada unsur paksaan darimanapun”. Urainya

Hadi Sanyoto Ketua PWI Ponorogo juga Perwakilan Korban menerima orang tersebut menyatakan ada pelanggaran UU Pers No 40 tahun 1999 pasal 18.

Sempat ada alasan sikap pelaku tersebut karena
Pengaruh physikis penanganan covid-19 karena kelelahan. Padahal kondisi saat ini pandemi ini juga terjadi pada wartawan.

Camat Babadan Suseno mengakui permasalahan ini sejak beberapa hari lalu.

Setelah melalui proses mediasi oleh PWI Ponorogo dan juga Direktur Radio akhirnya maka disepakati dilakukan upaya damai dengan permohonan maaf dari pelaku secara langsung serta penandatanganan surat pernyataan bertanda tangan materai.

Peristiwa ini menjadi pembelajaran luar biasa bagi para perangkat lainnya untuk tidak melakukan tindakan seperti itu kepada wartawan,”Tutupnya.(tim)

Facebook Comments