Selamatkan Mata Air dan Konservasi Lahan Kritis Polres Ponorogo Tanam 3000 Bibit Pohon

Uncategorized

Ponorogo. Sebagai bagian upaya peduli lingkungan Polres Ponorogo melakukan gerakan penghijauan di musim penghujan kali ini. Gerakan penghijauan bertajuk Jogo Bumi Untuk Masa Depan dilakukan dengan penanaman 3000 bibit pohon menyebar di 21 wilayah polsek yang ada. Dengan 1600 diantaranya dikhususkan di kecamatan Slahung dengan 15 titik lokasi. Delapan titik ditanam di area mata air dan 7 lainnya dikawasan lereng perbukitan, Jumat (10/01/2020).

Penanaman pohon dilakukan bersama Bhayanagkari, bekerjasama dengan TNI dan segenap elemen masyarakat.
Kapolres Ponorogo AKBP. Arief Fitrianto mengungkapkan gerakan ini merupakan komando langsung dari Kapolri yang dilaksanakan serentak oleh Polres se-Indonesia dalam rangka konservasi lahan dan penyelamatan lingkungan.

Diharapkan dengan penghijauan ini pohon pohon yang ditanam mampu mencegah banjir dan longsor serta di musim penghujan serta mengantisipasi bencana kekeringan saat kemarau.

Untuk itu menurut Arief, kecamatan Slahung dipilih karena memiliki riwayat ekstrim dengan tingkat kekeringan yang tinggi saat kemarau, dan potensi tanah gerak dan longsor saat musim Hujan.

“Program ini kita berinama Jogo Bumi Untuk Masa depan. Jadi program serentak dari Polri dari Mabes hingga Polres dan Polsek. Ini kita pusatkan di Slahung ini karakteristik ekstrim. total ada 3000 pohon dengan harapan bisa menjaga mata Air,” terang Arief

Arief menjelaskan lokasi penanaman di sekitar mata air diharapkan dapat mengikat banyak air dan dalam rangka menyelamatkan sumber-sumber mata air. Pun kerawanan lain seperti longsor dan tanah gerak juga berpotensi terjadi sehingga dengan adanya pohon akan menjadi pengikat struktur dalam tanah.

“Kedepan kita harapkan tidak mengalami kesulitan air bersih karena pohon berfungsi menyimpan air, dan adanya pohon yang kuat kita harapkan mengikat tanah untuk mencegah terjadinya potensi bencana lainnya selain kekeringan seperti longsor dan tanah gerak,” Imbuhnya

Arief menambahkan terdapat aneka jenasi tanaman dari 3000 lebih bibit yang ditanam, diantaranya ; beringin, dan pohon buah-buahan seperti mangga, Jambu, juwet dan masih banyak lagi .

Dalam beberapa tahun kedepan hasil penghijauan diharapkan sudah mulai dapat di nikmati hasilnya. Tidak saja berfungsi konservasi dan pencegahan bencana. Namun memiliki fungsi menyejukkan udara, serta nilai produktif ekonomi agar masyarakat dapat memanfaatkan buahnya.

Facebook Comments