Jatuh Bangun Endang Jualan Kripik Tempe

Ekonomi

NGAWI, – Endang Siswanti menggeluti usaha keripik tempe sudah tidak diragukan lagi. Ibu muda yang kini berusia 30 tahun tersebut sudah berhasil menjadi salah satu pengusaha keripik tempe terbesar di Ngawi. Melebihi puluhan pengusaha keripik tempe lainnya di sentra industri keripik Tempe Dusun Sadang, Desa Karangtengah Prandon, Ngawi.

Sejak tahun 2010 lalu. Kala itu, ia baru berusia 21 tahun. Endang yang setiap hari tinggal di sentra industri keripik tempe merasa penasaran dengan usaha tersebut. Hingga akhirnya tertarik untuk mencoba usaha yang juga digeluti keluarganya itu. ‘’Tapi saya usaha sendiri, tidak melanjutkan usaha orang tua,’’ terangnya.

Saat pertama kali memulai usaha tersebut, Endang hanya mampu memproduksi sekitar 5-10 kilogram kedelai saja. Namanya merintis usaha, Endang dan suaminya harus memproduksi dan memasarkannya sendiri. ‘’Waktu itu belum punya karyawan sama sekali. Semua benar-benar dikerjakan sendiri, mulai produksi sampai pemasarannya,’’Imbuhnya.

Saat ini, Endang mengaku sudah memiliki sekitar enam reseller yang membantu memasarkan produknya. Sementara di bagian produksi, dia dibantu sebanyak 20 orang pekerja. Setiap hari usaha keripik tempe Endita ini mampu memproduksi kurang lebih sekitar 3.000 bungkus. Dengan menghabiskan bahan sekitar 80 kilogram kedelai setiap hari. – (foto : tif)

Facebook Comments